Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 23-04-2025 Asal: Lokasi
(Bagian ketiga)
Pertanyaan lanjutan: Bagaimana jika saya menggunakan pengaturan kecepatan stepless? Dalam hal daya dan torsi keluaran motor, apa karakteristik dan perbedaan antara pengaturan kecepatan frekuensi variabel AC dan pengaturan kecepatan DC?
Jawaban: Tentang pengaturan kecepatan frekuensi variabel AC dan pengaturan kecepatan DC 1: Perkembangan konverter frekuensi penggerak motor DC dan penggerak motor AC telah lahir pada abad ke-19, dengan sejarah lebih dari 100 tahun, dan telah menjadi perangkat penggerak utama mesin tenaga. Namun karena alasan teknis, untuk jangka waktu yang lama, motor AC (termasuk motor asinkron dan motor sinkron) digunakan dalam sistem penggerak kecepatan non-variabel, yang mencakup sekitar 80% dari keseluruhan sistem penggerak listrik. Motor DC pada dasarnya digunakan dalam sistem drag yang kecepatannya dikontrol.
Namun, diketahui bahwa karena alasan struktural, motor DC memiliki kelemahan sebagai berikut:
(1) Sikat dan komutator perlu diganti secara teratur, perawatannya sulit, dan masa pakainya pendek;
(2) Karena pergantian percikan api pada motor DC, sulit diterapkan pada lingkungan yang keras dengan gas yang mudah terbakar dan meledak;
(3) Strukturnya rumit, sulit untuk membuat motor DC dengan kapasitas besar, kecepatan tinggi, dan tegangan tinggi.
Dibandingkan dengan motor DC, motor AC mempunyai keunggulan sebagai berikut:
(1) Struktur kokoh, pengoperasian yang andal, perawatan mudah;
(2) Tidak ada percikan pergantian, dan dapat digunakan di lingkungan yang keras dengan gas yang mudah terbakar dan meledak;
(3) Mudah untuk memproduksi motor AC berkapasitas besar, berkecepatan tinggi, dan bertegangan tinggi.
Oleh karena itu, sejak lama masyarakat berharap untuk mengganti motor DC dengan motor AC yang dapat diatur kecepatannya dalam banyak kesempatan, dan banyak penelitian dan pengembangan telah dilakukan pada pengendalian kecepatan motor AC. Namun hingga tahun 1970-an, penelitian dan pengembangan sistem pengatur kecepatan AC belum membuahkan hasil yang benar-benar memuaskan sehingga membatasi pemasyarakatan dan penerapan sistem pengatur kecepatan AC. Oleh karena itu pula harus digunakan baffle dan katup untuk mengatur kecepatan dan aliran angin pada sistem penggerak listrik seperti kipas angin dan pompa air yang banyak digunakan dalam produksi industri dan memerlukan pengendalian kecepatan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kompleksitas sistem, namun juga mengakibatkan pemborosan energi.
© HAK CIPTA 2025 CHANGZHOU JKONGMOTOR CO.,LTD SEMUA HAK DILINDUNGI.